Catch Me
Pembebasan Bea Masuk

Temans, tanggal 28 Desember 2011 kemaren baru saja terbit Peraturan Menteri Keuangan Nomor 254.PMK04.2011 tentang Pembebasan Bea Masuk atas Impor Barang dan Bahan Untuk Diolah, Dirakit, atau Dipasang pada Barang Lain Dengan Tujuan Untuk Diekspor.

Jadi, intinya sih, pembebasan bea masuk ini khusus buat barang/bahan yang diimpor untuk selanjutnya diekspor lagi. Bukan untuk yang digunakan/dikonsumsi di dalam negeri.

Nah, bagaimana perlakuan perpajakan atas barang yang dibebaskan bea masuknya ini? Nanti dibahas yaaa…yang penting sekarang silakan dipelajari dulu aturannya, hehehe….#ngeles

Download PMK

hollyblack:

I have three signed ARCs of BLACK HEART that I want to give to three of you. So according to annual tradition, I am holding a contest.

The rules are pretty simple: make (or do) something excellent that has to do with the Curse Workers series, and send me a link to it at: me (at) blackholly…

naturally born sullen

kira-kira ada nggak sih, orang yang terlahir sebagai pencemberut alami? aku bukan sedang men-judge bayi yang lahir tanpa dosa, ya? tapi, kok rasa-rasanya tiap orang pastinya bisa donk ya senyum. gak usah lebar, secelah jarum, bisa donk senyum, kan? masak ini ada orang, kerja di bidang jasa, ada customer mau nanya kok disodorinnya muka masam, tanpa senyuman gitu. ciiihhhhh!!!

eh, ketinggalan, ini juga dokumentasi perbatasan Papua dengan Papua Nugini

eh, ketinggalan, ini juga dokumentasi perbatasan Papua dengan Papua Nugini

Dulu, aku itu memproklamirkan diri sebagai seorang yang tak suka durian, eh, ternyata pas nyoba pertama kali (di Medan)…. I’m lovin’ it.

Ini waktu pertama kali terbang ke Medan, udah pernah naek Garuda sih, tapi belum sempat njepret begini….:)

hayooo…di dua gambar itu ada typo-nya lho, apa coba? tebak gih…

And, when you want something, all the universe conspires in helping you achieve it
Paulo Coelho (http://paulocoelhoquotes.com)
Menikmati serabi (surabi?) di kota batik Pekalongan

Menikmati serabi (surabi?) di kota batik Pekalongan

Ponakan dari kakak keempatku, digendong oleh kakeknya (my father)

Ponakan dari kakak keempatku, digendong oleh kakeknya (my father)